You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Tapong
Desa Tapong

Kec. Maiwa, Kab. Enrekang, Provinsi Sulawesi Selatan

Seminar Awal Program Kerja Mahasiswa KKN UMPAR Angkatan XXVII Tahun 2025, Desa Tapong, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, dibuka dengan Semangat Kolaborasi. https://desatapong.id/index.php/artikel/2024/8/9/seminar-awal-program-kerja-mahasiswa-kkn-umpar-angkatan-xxvi-tahun-2024-desa-tapong-kecamatan-maiwa-k Eksplorasi Potensi Wisata Desa Tapong: Air Terjun Lasalassang sebagai Permata Tersembunyi https://desatapong.id/index.php/artikel/2024/8/28/eksplorasi-potensi-wisata-desa-tapong-air-terjun-lasalassang-sebagai-permata-tersembunyi

Sinergi Mahasiswa KKN dan Petani Lokal: Upaya Meningkatkan Produktivitas Jagung di Desa Tapong

Mursalim 22 Agustus 2025 Dibaca 62 Kali
Sinergi Mahasiswa KKN dan Petani Lokal: Upaya Meningkatkan Produktivitas Jagung di Desa Tapong

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak hanya berfokus pada program kerja akademis, tetapi juga menyatu dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Hal inilah yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKN Posko 22 Desa Tapong, yang turut serta membantu warga dalam kegiatan menanam jagung di lahan pertanian masyarakat.

Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan masyarakat Desa Tapong. Selain menjadi bahan pangan pokok alternatif, hasil panen jagung juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kegiatan menanam jagung menjadi agenda penting bagi para petani, terutama menjelang musim tanam. Melihat hal tersebut, mahasiswa KKN dengan penuh semangat ikut serta mendampingi warga, baik untuk menambah tenaga maupun belajar langsung dari pengalaman para petani.

Kegiatan menanam jagung dilaksanakan sejak pagi hari. Mahasiswa bersama warga berangkat menuju lahan dengan membawa peralatan sederhana seperti cangkul, ember, dan karung berisi benih jagung. Sesampainya di lokasi, mahasiswa KKN terlebih dahulu diajarkan oleh para petani tentang teknik menanam jagung yang baik, mulai dari cara membuat lubang tanam, jarak antar tanaman, hingga tata cara menutup benih agar bisa tumbuh optimal.

Para mahasiswa tampak antusias mempraktikkan langsung apa yang diajarkan. Dengan cangkul di tangan, mereka membantu membuat barisan lubang tanam, lalu menebarkan benih sesuai petunjuk. Bagi sebagian mahasiswa, ini merupakan pengalaman pertama kali terjun langsung ke lahan pertanian. Rasa lelah terbayar dengan pengalaman baru yang berharga serta kebersamaan dengan warga desa.

Selain membantu di lahan, mahasiswa KKN juga berbincang dengan petani mengenai kendala yang sering dihadapi, seperti serangan hama, kebutuhan pupuk, dan tantangan cuaca yang tidak menentu. Diskusi ringan ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai kondisi pertanian desa, yang kelak bisa menjadi bahan kajian untuk solusi atau inovasi sederhana dalam bidang pertanian.

Ibu-ibu desa pun turut mendukung kegiatan ini dengan menyiapkan minuman segar dan makanan ringan sebagai penyemangat. Saat waktu istirahat, mahasiswa KKN dan warga berkumpul di bawah pohon sambil menikmati hidangan sederhana. Suasana penuh kekeluargaan tersebut menumbuhkan rasa keakraban dan persaudaraan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Posko 22 tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga belajar tentang nilai kerja keras dan kebersamaan. Mereka menyadari bahwa pertanian adalah sektor penting yang menjadi penopang kehidupan masyarakat desa. Keterlibatan mahasiswa di lahan pertanian diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati sekaligus memperkuat hubungan antara mahasiswa dan warga.

Kepala Dusun yang turut hadir menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang bersedia ikut serta membantu petani. Menurutnya, kebersamaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya hadir untuk melaksanakan program formal, tetapi juga benar-benar membaur dengan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari.

Pada akhirnya, kegiatan menanam jagung bersama ini bukan hanya tentang menanam benih di tanah, tetapi juga menanam benih persahabatan, pengetahuan, dan pengalaman berharga. Mahasiswa KKN Posko 22 Desa Tapong pulang dengan pelajaran penting bahwa pembangunan desa tidak bisa dilepaskan dari sektor pertanian, dan keterlibatan generasi muda akan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutannya di masa depan.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image